18/10/17

Hama Kumbang Tanduk Sawit

Hama Kumbang Tanduk Sawit

Hama Kumbang Tanduk Sawit - Hama kumbang tanduk Oryctes rhinoceros merupakan hama utama pada perkebunan kelapa sawit dan menyerang tanaman kelapa sawit yang baru ditanam di lapangan sampai berumur 2,5 tahun. Kumbang ini jarang sekali dijumpai menyerang kelapa sawit yang sudah menghasilkan (TM).

Namun demikian, dengan dilakukannya pemberian mulsa tandan kosong kelapa sawit (TKS) yang lebih dari satu lapis, maka masalah hama ini juga dijumpai pada areal TM. Pada areal replanting kelapa sawit, serangan kumbang dapat mengakibatkan tertundanya masa berproduksi sampai satu tahun dan tanaman yang mati dapat mencapai 25%.

Serangan kumbang tanduk (Oryctes Rhinoceros) pada perkebunan kelapa sawit apabila tidak dikendalikan secara terpadu tidak akan memberikan hasil yang optimal. Siklus hidup kumbang tanduk yang berlangsung relatif cukup lama membuat keberadaan hama ini di lokasi perkebunan yang terserang populasinya akan semakin tinggi dan dapat menimbulkan kerusakan tanaman kelapa sawit yang sangat parah.

Untuk pengendalian yang efektif perlu diketahui secara baik siklus hidup kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros).

Penggunaan Insektisida Marshal 5 G

Marshal 5 G merupakan insektisida sistemik yang mengandung bahan aktif Karbosulfan 5 % sangat efektif mengendalikan kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros) dan telah mendapatkan rekomendasi dari Pusat Penelitian Kelapa Sawit.

Penggunaan Insektisida Hayati

 Ada dua Insektisida hayati yang sangat efektif mengendalikan larva kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros) diantaranya adalah :

Metarizeb (Metarhizium anishopliae)
BT- Plus (Bio Insektisida dan Bio Nematisida)

Artikel Terkait

This Is The Newest Post